
Narasumber dan peserta dalam sesi foto bersama usai pelaksanaan Seminar dan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik 2026 di Politeknik Negeri Malang, Rabu, 11 Februari 2026.
Malang, 11 Februari 2026 – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyelenggarakan Seminar dan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 sebagai wujud komitmen institusi dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi layanan informasi publik. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Lantai II Gedung AA Polinema dan dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan unit kerja.
Seminar menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Prof. Ir. Arif Nur Affandi, PhD dari Universitas Negeri Malang, serta Prof. Dr. Eng. Rosa Andrie Asmara, S.T., M.T., selaku Wakil Direktur IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Malang. Kegiatan ini menjadi forum strategis yang bertujuan untuk memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang terbuka dan profesional.
Dalam sesi pertama, Prof. Ir. Arif Nur Affandi memaparkan materi terkait pengelolaan informasi publik dan strategi komunikasi institusi di era digital. Beliau menekankan pentingnya kesiapan institusi dalam menghadapi dinamika publikasi, termasuk mitigasi terhadap informasi negatif di ruang publik. Menanggapi pertanyaan peserta mengenai langkah mitigasi ketika muncul pemberitaan negatif, beliau menyampaikan bahwa institusi perlu memiliki tim khusus untuk memantau jejaring media sosial, menjalin hubungan yang baik dengan media, serta aktif menerbitkan rilis resmi. Semakin banyak informasi resmi dan positif yang dipublikasikan, maka persepsi negatif dapat ditekan secara bertahap melalui komunikasi yang konsisten dan terarah.

Prof. Ir. Arif Nur Affandi, PhD memaparkan materi mengenai penguatan peran PPID serta strategi mitigasi pemberitaan di era digital dalam kegiatan Seminar dan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik 2026.
Pada sesi kedua, Prof. Dr. Eng. Rosa Andrie Asmara, S.T., M.T. memaparkan inovasi dan penguatan sistem keterbukaan informasi publik di lingkungan Polinema. Beberapa langkah strategis yang telah dilakukan meliputi pembaruan regulasi internal terkait PPID, penyusunan Daftar Informasi Publik, pengembangan website PPID, serta integrasi layanan digital akademik dan non-akademik.

Prof. Dr. Eng. Rosa Andrie Asmara, S.T., M.T. memaparkan materi terkait pengembangan layanan digital, optimalisasi website PPID, serta penguatan kanal pengaduan publik dalam Seminar dan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik 2026.
Dalam sesi diskusi, peserta menanyakan efektivitas website PPID serta mekanisme penyampaian keluhan mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, beliau menjelaskan bahwa optimalisasi website PPID perlu didukung dengan sosialisasi yang lebih luas kepada seluruh mahasiswa agar pemanfaatannya semakin maksimal. Selain itu, mahasiswa juga dapat menyampaikan keluhan melalui Whistleblowing System atau kanal khusus pengaduan resmi yang telah disediakan oleh institusi.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta penguatan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik di lingkungan Politeknik Negeri Malang. Melalui seminar ini, Polinema menegaskan komitmennya dalam membangun sistem informasi yang transparan, mudah diakses, dan berorientasi pada pelayanan publik yang profesional.